![]() |
| Kapolda Sumut Irjen Panca Simanjuntak memberikan bantuan sosial kepada korban bencana alam di Humbahas. (Ft : Tim radarsumut). |
Humbahas | radarsumut :
Polisi Hadir di tengah-tengah masyarakat, Kapolda Sumut Irjen Panca Putra Simanjuntak memberikan bantuan sosial kepada korban angin puting beliung di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) dengan menyerahkan bantuan berupa sembilan bahan pokok (sembako).
Bantuan diserahkan oleh Direktur Tahanan dan Barang Bukti (Dirtahti) Polda Sumut AKBP Dayan selaku Pamatwil Polres Humbahas didampingi Kapolres Humbahas AKBP Achmad Muhaimin dan Ketua Pengurus Cabang (PC) Bhayangkari Humbahas Ny. Diajeng Achmad Muhaimin, Minggu (8/5/2022).
"Kegiatan ini sebagai wujud kepedulian Polri dalam meringankan penderitaan warga masyarakat yang terdampak bencana alam angin puting beliung, serta untuk mempererat tali silaturahmi antara Polri dengan masyarakat,"ujar Dayan.
Bantuan sosial ini juga menjadi salah satu wujud perhatian Bapak Kapolda Sumut kepada warga. Beliau (Kapolda Sumut) berharap bantuan ini kiranya dapat mengurangi beban masyakarat yang terdampak bencana alam angin puting beliung,"ucapnya.
Lebih lanjut, mantan Kapolres Humbahas dan Kapolres Pelabuhan Belawan ini menyatakan empati Kapolda Sumut atas musibah yang dihadapi masyarakat di Kabupaten Humbahas. Ia berharap masyarakat yang terdampak musibah itu dapat tabah dan bersabar.
Selain memberikan bantuan, Dirtahti Polda Sumut bersama Kapolres Humbahas, Ketua PC Bhayangkari Humbahas, Wakapolres Humbahas, PJU Polres Humbahas, Camat Sijamapolang dan Camat Lintong Nihuta mengecek langsung kondisi rumah warga yang rusak akibat angin puting beliung.
"Alhamdulillah, ternyata sudah 80 persen dalam proses perbaikan oleh Pemerintah Kabupaten Humbahas dan bantuan dari berbagai pihak," sebut Dayan.
Seperti diketahui, angin puting beliung memporak-porandakan belasan rumah di Desa Siborong-borong, Kecamatan Sijamapolang, Desa Nagasaribu, Kecamatan Lintong Nihuta dan Desa Lumban Barat, Kecamatan Parangin, Kabupaten Humbahas pada Minggu, 24 April 2022 sekira pukul 17.30 WIB.
Tidak ada korban jiwa akibat bencana alam itu, namun kerugian ditaksir ratusan juta rupiah. Total rumah yang rusak sebanyak 14 unit. Dari 14 unit tersebut, 4 unit dinyatakan rusak total. (Tim/Gibson Simanjuntak).
