-->
News

Teruslah Berbuat Baik menuju Polri yang Presisi

Sebarkan:


Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo


Oleh : Gibson Simanjuntak, Radarsumut.id


  Dulu kita sering kali mendengar airmata dan darah bila bicara kantor Polisi. Masih mendengar dipanggil Polisi saja, masyarakat sudah cemas. Dimana masyarakat bawah sering kali dibuat tidak berdaya jika menghadapi masalah hukum. Mereka hanya bisa pasrah, dan akan mendapatkan sanksi sosial negatif ditengah masyarkat.

  Seperti itulah kira-kira gambaran singkat tentang 'kejam'nya birokrasi di korps Bhayangkara. Tapi, itu dulu Lae..

 Sekarang sangat jauh berbeda. Semenjak estafet tongkat komando dipegang Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Perubahan-perubahan mulai ada. Kata-kata airmata dan darah berubah menjadi Humanis. Anggota dan masyarakat sudah mulai duduk manis. 

  Kapolri mengedepankan konsep Polri Presisi yakni bertransformasi menuju Polri yang prediktif, responsibilitas dan transparansi berkeadilan. 

 Konsep Presisi inilah yang menjadi angin segar kepada jajaran dan masyarakat. Meskipun belum sempurna, namun efek positifnya sudah dirasakan oleh masyarakat. Polisi sudah turun langsung ke Tengah-tengah masyarakat untuk mengecek situasi Kamtibmas. 

  Saya ingin mengambil contoh kasus-kasus teranyar yang ditangani Polri yaitu penanganan perkara Minyak Goreng dan penggerebekan gudangnya. Kasus Minyak Goreng adalah kasus yang langsung mengenai masyarakat, karena minyak goreng keperluan sehari-hari. Artinya, dari beberapa kasus sudah jelas Kapolri tegas terhadap anggotanya di lapangan. 

 Itula yang membuat konsep Presisi berjalan hingga saat ini. 

  Kita tarik ke Polda Sumut, bagaimana implementasi Presisi ? Semenjak bertugas di Polda Sumut, Irjen Panca Putra langsung kerja cepat. Pagi di Medan, siang di Labuhan batu, sore di Tanah Karo dan malam rapat bersama para pejabatnya.

 Sistem kerja cepat yang dilakukan oleh Panca membuahkan hasil. Kasus apa saja dibongkar Panca ? Terbesar menurut saya adalah kasus Kerangkeng Langkat. Karena kasus ini menjadi perhatian nasional dan dunia. Komnas HAM dan pejabat dari Ibukota turun ke Sumut. 

 Artinya apa? Inilah implementasi dari Presisi. Polri terus berbuat baik agar masyarakat Nyaman. Perubahan-perubahan di tubuh Polri sudah terjadi. Pelan namun pasti, Polri sudah berubah. (Lomba Karya Tulis Jurnalistik). 

//Selamat haribhayangkarake76//SalamPresisi// Terusberbuatbaikpoldasumut.

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini