News

38 PNS Dairi Terima Satyalencana Karya Satya

Sebarkan:

 

Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kemenag RI ke- 77 di Kabupaten Dairi. (Ft : Kominfo for radarsumut). 
DAIRI | radarsumut: 

 
  Sebanyak 10.073 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) RI menerima penghargaan pengabdian Satyalencana Karya Satya di seluruh Indonesia, 38 orang diantaranya merupakan PNS di lingkungan Kemenag Kabupaten Dairi pada peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kemenag RI ke- 77 yang diisi dengan upacara, dan ramah tamah.

  Penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi pemerintah bagi PNS dilingkungan Kemenag yang sudah mengabdi selama 10, 20 dan 30 tahun lebih.
Dalam peringatan ini, Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu jadi inspektur upacara, di lingkungan Kantor Kemenag Kabupaten Dairi dengan tema, “Kerukunan Umat Untuk Indonesia Hebat, di halaman Kantor Kemenag, Jalan Pelita Sidikalang, Selasa (03/01/2023).

  Upacara HAB yang dihadiri seluruh staf dan pegawai kemenag ini tampak unik karena para peserta upacara mengenakan pakaian adat nusantara dari berbagai daerah di Indonesia. Hal itu untuk menunjukkan keragaman di Kabupaten Dairi sebagai miniatur Indonesia.
Dalam amanat menteri agama yang dibacakan bupati disampaikan bahwa peringatan ini untuk mengingat kembali sejarah perubahan Kemenag yang dulunya disebut Departemen Agama sejak 1946.

  Dijelaskan peringatan ini adalah untuk refleksi memperbaiki niat dan pengabdian Kemenag dalam melayani seluruh umat beragama di Indonesia.
"Tahun lalu kita sudah gelorakan layanan umat yang perlahan terlihat hasilnya lewat birokrasi yang lebih lincah, salah satunya lewat aplikasi pusaka super apps. Ini adalah peningkatan kualitas untuk mendekatkan kita pada masyarakat. Bukti perubahan ini juga sudah diganjar dengan lebih dari 22 penghargaan di 2022 yang kita inginkan akan lebih meningkat lagi," katanya.
Tagline 'Kerukunan Umat Untuk Indonesia Hebat' kata bupati dalam amanat adalah tugas berat. Kerukunan itu menurutnya sangat fluktuatif.
 
 "Kerukunan adalah prasyarat pembangunan dan di tahun politik ini potensi ketidakrukunan akan muncul, politisasi tempat ibadah diprediksi akan tetap terjadi. Untuk itu keluarga besar Kemenag harus terdepan dalam membina kerukunan dan damai dalam menghadapi tahun politik dalam pengertian yang sesungguhnya. Saya minta tidak ada PNS Kemenag yang jadi partisan.Percayalah kerukunan umat akan menghantarkan Indonesia hebat,” tambahnya.
Diakhir amanat bupati menyampaikan rasa syukur bahwa pembangunan yang sudah dilaksanakan oleh Pemkab Dairi tidak terlepas dari peran seluruh personil di Kemenag Dairi.
"Beberapa pembangunan sudah kita lakukan secara bertahap. Keberhasilan lepas dari Pandemi Covid-19 juga adalah berkat dukungan seluruh masyarakat dan tamu undangan yang hadir saat ini," kata bupati mengakhiri.
Hadir dalam kegiatan Kakan Kemenag Dairi, H.Riswan Gaja, unsur Forkopimda, Kapolres Dairi, AKBP Wahyudi Rahman, Mewakili Kajari, mewakili Dandim, Ketua MUI, Ketua NU, GP Ansor, serta undangan lainnya.
Sebagai informasi, dari 38 PNS Kemenag Dairi penerima penghargaan, satu diantaranya adalah Drs Saidup Kudadiri yang sudah memasuki masa purna bhakti sejak bulan Juli tahun 2022 lalu. Acara diakhiri dengan ramah tamah, pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun, dan makan bersama seluruh tamu undangan. (Juntak ) 
 

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini