News

Dairi Maju, Ketua PB NU Dukung PLUT UMKM dan Pertanian Terpadu

Sebarkan:

 

Bupati Dairi Dr. Eddy Kelleng Ate Berutu mendapat dukungan Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PB NU) Arif Rahmansyah Marbun untuk Pengembangan Pusat Layanan Umum Terpadu (PLUT) UMKM dan pengembangan pertanian terpadu.  (Ft : Kominfo for radarsumut). 

DAIRI | radarsumut: 
 
   Pengembangan pertanian terpadu di Kabupaten Dairi, Bupati Dairi Dr. Eddy Kelleng Ate Berutu meminta dukungan dari Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PB NU) sekaligus Staf Khusus Wakil Presiden Arif Rahmansyah Marbun untuk pengembangan Pusat Layanan Umum Terpadu (PLUT) UMKM dan pengembangan pertanian terpadu di Kabupaten Dairi.

  Merespons permintaan tersebut, Arif mengatakan bahwa pihaknya siap mendukung keinginan bupati tersebut untuk kemajuan UMKM dan pertanian di Dairi. Menurut Arif, UMKM merupakan ujung tombak dalam pengembangan ekonomi di Indonesia.
Karena itu, kata Arif, peresmian 7 PLUT, salah satunya di Dairi, yang dilakukan Wakil Presiden Ma'ruf Amin 27 Desember 2022 lalu, merupakan bagian dari komitmen pemerintah mendukung pembangunan UMKM.
“Karena itu kami dari PB NU pasti mendukung upaya yang dilakukan Bupati Dairi untuk mengembangkan UMKM di daerahnya melalui PLUT ini,” kata Arif dalam pertemuan dengan Bupati Dairi Dr. Eddy Kelleng Ate Berutu di Kantor PB Nahdlatul Ulama, Jakarta, Jumat (06/01/2023).

  Selain pengembangan UMKM, Arif yang juga Ketua Jamiyah Batak Muslim Indonesia (JBMI) juga merespons dan mengapresiasi pengambangan pertanian terpadu di Kabupaten Dairi, khusus di Kecamatan Parbuluan dan Kecamatan Tiga Lingga.
Menurut Arif, pengembangan pertanian terpadu tersebut wajib didukung karena hal ini dapat menjadi ujung tombak ketahanan pangan di Indonesia terutama menghadapi krisis ekonomi dunia yang tak menentu ke depan.
Arif berharap pertanian terpadu ini dapat terus dikembangkan, selain untuk ketahanan pangan, juga mendorong kesejahteraan para petani, khususnya di Dairi.
“Kami dari PB NU akan selalu mendorong dan berupaya memberikan dukungan agar pertanian terpadu yang sudah dicanangkan di Dairi bisa berjalan optimal,” ungkapnya.

 Sementara itu, Bupati Dairi Eddy Berutu menyambut baik dukungan dari salah satu Ketua PB NU tersebut dan berharap ke depan UMKM dan pertanian terpadu dapat lebih dikembangkan lagi.
“Dukungan dari salah satu Ketua PB NU sekaligus Staf Khusus Wakil Presiden Bapak Arif Marbun ini menjadi dorongan dan penyemangat bagi kami di Dairi agar bisa bekerja lebih optimal di lapangan untuk kemajuan UMKM dan pertanian di Dairi,” katanya. 

  Eddy menyebut salah satu prioritasnya sebagai Bupati adalah pengembangan UMKM dan pertanian. Karena itu, dia tak ragu untuk langsung menjumpai dan meminta Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki agar Dairi mempunyai Gedung PLUT.
Hasilnya, PLUT di Dairi merupakan satu-satunya yang ada di Pulau Sumatera dan satu dari 7 PLUT yang diresmikan Wapres Ma'ruf Amin.

 Untuk pertanian, Bupati Eddy Berutu juga tak ingin setengah-setengah. Dia menggagas pertanian terpadu bekerja sama dengan Kementerian Pertanian dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi bersama Bupati Eddy Berutu dan Kapolda Sumatera Utara Irjen Panca Putra Simanjuntak, telah melakukan pencanangan pertanian terpadu di Desa Parbuluan V, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi, Senin 21 November 2022, lalu.

  Bupati Dairi menargetkan luas lahan sampai 400 hektar untuk pertanian terpadu tersebut sampai tahu 2024.Tak hanya itu, Wakil Menteri Pertanian Harvick Hasnul Qolbi dan Bupati Eddy juga meresmikan pencanangan pertanian terpadu khususnya tanaman sorgum dan jagung di Desa Lau Mil, Kecamatan Tigalingga, Jumat, 9 Desember 2022, lalu.
Kegiatan penanaman sorgum di Demplot seluas 2 hektar itu sekaligus dirangkai dengan panen jagung di lokasi pencanangan Kawasan Pertanian Terpadu (KPT) jagung Tigalingga. (Juntak). 
 

 
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini