Kapolres Tap. Tengah Head to Head dengan Masyarakat, Curhat Kamtibmas

Sebarkan:

 

Kapolres Tap. Tengah AKBP Basa Banjarnahor mendengarkan Curhat masyarakat di Kantor Camat Pandan. 

Tapteng | radarsumut: 

  Berikan pelayanan maksimal, Kapolres Tapanuli Tengah AKBP Basa Banjarnahor 'Head to Head' dengan masyarakat di Kantor Camat Pandan, Jumat (11/8/2023) siang.  

   Kegiatan dihadiri Camat Pandan Gusni Army Pasaribu, 13 Lurah dan 2 kepala desa, para kepala dusun dan kepala lingkungan serta tokoh masyarakat. 

   Camat Pandan Gusni Pasaribu dalam sambutanya mengucapkan terimakasih atas kunjungan Kapolres Tapanuli Tengah ke kantor Camat Pandan dan berharap Bapak Kapolres dapat memberikan bimbingan kepada peserta yang hadir dalam menjaga situasi kamtibmas di wilayah pandan untuk tetap kondusif . 

  AKBP Basa menjelaskan bahwa Curhat Kamtibmas ini dilaksanakan sebagai kegiatan tukar pikiran antara Polri, Pemerintah dan Masyarakat, terkait masalah yang sering ditemukan masyarakat di lingkungan tempat tinggal dan masalah itu sulit untuk diselesaikan. 

 Dalam acara tersebut ada beberapa permintaan warga terkait permasalahan yang sering dihadapi di wilayah Kecamatan Pandan seperti adanya balap liar di jalan baru Pandan, peredaran 
narkoba diwilayah pandan, warga sering mengalami kemalingan dan kenakalan remaja menggunakan lem kambing.

  Menanggapi hal tersebut, Kapolres Tapteng menyampaikan bahwa Polres Tapanuli Tengah selalu berupaya semaksimal mungkin bekerja sama dengan unsur pemerintah dan warga melalui Bhabinkamtibmas dilapangan untuk menanggulangi permasalahan yang sering dialami warga.

 “Minimnya Personil kita sehingga untuk penempatan Bhabinkamtibmas satu anggota perdesa menjadi kendala bagi kami, tapi Polres Tapteng selalu rutin setiap hari melaksanakan patroli di lokasi yang berpotensi rawan gangguan kamtibmas, untuk penindakan narkoba, kita pastikan akan tegas dan terukur dan upaya kita sudah bangun posko bersinar,"ujarnya. 
 
 Lanjutnya, Penindakan penyalahgunaan konsumsi lem kambing oleh remaja, Polres Tapanuli Tengah akan bekerjasama dengan Pemerintah (Dinas Sosial) untuk menangani hal tersebut karena kejadian itu terjadi berulang -ulang oleh orang yang sama.

  Kapolres juga berharap agar informasi yang berpotensi viral saat ini seperti begal dalan lainya,supaya para Kepling dapat mendata orang baru di wilayah masing masing, bijak menggunakan media sosial terkait berita hoax dalam tahapan pemilu ini maupun isu- isu santet atau begu ganjang.

  "Semoga kegiatan ini dapat bermanfaat bagi kita semua, khususnya pemerintah setempat dapat bersinergi dan harmonis dengan polres Tapteng,"pungkas Basa. (Hum/Juntak) 


Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini