Meriah, Vidcon Ganjar Pranowo Gebyar Seni 1 Syuro dan Bersih Deso

Sebarkan:

 


LANGKAT | radarsumut: 

  Meriah, acara akbar 'Gebyar Seni Budaya 1Syuro dan Bersih Deso' tepat di depan halaman Kantor Balai Desa Telaga Jernih, Desa Telaga Jernih, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat. Kades Srianto mengundang seluruh warganya yang mayoritas Jawa dari seluruh dusun, Senin, sekira pukul 20.00 Wib s/d Selesai (31/7/23). 

  Terlihat, Pagelaran seni Campursari dengan Tarian Rahwono Gugur yang kocak, Video Conference (Vidcon) bersama Gubernur Jawa Tengah Pakde GANJAR PRANOWO, tarian Thayub, dan beberapa ucapan kata sambutan termasuk dari sesepuh Sobiran, Camat Secanggang Persadanta Sembiring, Kanit Binmas Polsek Secanggang Muliono. Permainan gamelan yang punya khas tersendiri, dan Wayang Kulit oleh Ki Dalang Sunardi ini digelar pun dengan tampak sangat meriah dan dihadiri oleh lebih dari 1000 warga di lokasi yang sudah dipadati masyarakat yang tampak sangat antusias sejak sore harinya, termasuk dari para komunitas pecinta Gamelan, Tari-tarian, Wayangan Se-Kabupaten Langkat dan bahkan dihadiri oleh para pemain gamelan dari Kabupaten Sergai.

  Penampilan hiburan rakyat atau sering disebut campursari ataupun congkean (istilah Jawa) bertujuan untuk menghibur para tamu undangan dengan alat musik jawa campuran tradisional dan modern, sungguh sangat menarik perhatian para pecinta musik dagelan Jawa.

 Tampak hadir dalam undangan acara pagelaran sebagai penyelanggara Kolaborasi Tim Sumut Rumah Kita untuk Pak Ganjar Pranowo di Provinsi Sumut, disiarkan langsung oleh Radio Perkasa FM Langkat yang juga didengar oleh warga di Kota Semarang. Acara ini juga disiarkan secara live streaming serta pastinya didengar dan nobar dengan Bapak Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. 

  Koordinator wilayah Sumut Rumah Kita Mas Nanang Gati berkolaborasi bersama Kades Srianto sebagai inisiator suksesi acara akbar ini, diketahui pula bahwa acara ini digelar sampai pagi dini hari sebagai bentuk respon positif pelestarian budaya Jawa di Nusantara khususnya untuk Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara.

 Wayangan kulit Lakon ‘Semar Bangun Khayangan' ini sendiri punya makna mendalam. Filosofi dalam Lakon ini mengandung makna bahwa 'Semar' adalah jelmaan dari dewa yang ternyata diatas para dewa, 'Semar' juga sudah mengetahui apa yang akan terjadi di masa depan, Semar ini termasuk pengayom para raja-raja, dan Semar adalah orang yang disepuhkan/dituakan.

 Saat wayangan yang dimainkan oleh Ki Dalang Sunardi yang beralamat tinggal di jalan Bromo Medan yang menjadi dalang. Masyarakat yang hadir bisa menyaksikan langsung di tempat lapangan terbuka.  

  Kades Srianto berterimakasih kepada para pendukung atas terlaksananya acara ini, terkhusus kepada Mas Nanang Gati beserta Tim Sumut Rumah Kita serta tidak lupa kepada seluruh lapisan masyarakat di Desa Telaga Jernih Kecamatan Secanggang dan para Kadus yang tidak bisa saya sebutkan namanya satu persatu".

 "Dengan adanya gelaran ini, mudah-mudahan dapat tentunya kita laksanakan tiap tahunnya asalkan saya tetap sehat serta dalam Lindungan Allah SWT", ucapnya lagi di depan ribuan warga yang sangat berantusias hingga memadati balkon pemain gamelan dan tidak kebagian bangku yang sudah disiapkan panitia yang diperkirakan sudah mencapai dari seribu kursi.

 Dan saat yang dinanti nanti akhirnya tepat pukul 22.00 wib malam saat warga disuguhkan Video Conference (Vidcon) bersama Langsung pak Ganjar Pranowo beliau berpesan kepada para warga terkait nonton bareng wayangan kulit dikatakan nya, "Wayang itu identik dengan karakter budi pekerti hidup leluhur kita yang akur dan makmur, dengan hati yang baik Insyaallah  sudah pasti saya senang sekali melakukan hal-hal yang baik kepada bapak dan ibu sekalian yang telah hadir,"ujar Ganjar Pranowo. (Red/Joe)



Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini