![]() |
| Kombes. Pol. (Purn). Dr. Maruli Siahaan, SH, MH |
Medan| radarsumut:
Dukung Dunia Pendidikan, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Komisi XIII Fraksi Partai Golkar Dapil Sumut 1, Kombes. Pol. (Purn). Dr. Maruli Siahaan, SH, MH menegaskan, kampus bukan sekadar tempat menimba ilmu.
“Tetapi kampus menjadi tempat untuk menempah karakter, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. Sebab itu, pemimpin masa depan bukanlah orang yang ingin dihormati, tapi yang ingin bermanfaat. Bukan orang yang sibuk mencari kekuasaan, tapi yang sibuk memperjuangkan kebaikan,” serunya di hadapan 100 orang mahasiswa pada acara Talkshow Dies Natalis ke-45 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara (FISIP USU) dengan tema “Future Leaders” yang dilaksanakan di Aula FISIP USU, Jumat (7/11).
Dalam kesempatan itu, Maruli menampilkan video berisi lagu berjudul Mandok Mauliate yang bermakna menyatakan terima kasih. Di dalam video dimunculkan sosok Dr Maruli Siahaan bersama istrinya Betty br Simanjuntak dalam mendidik dan membimbing ke-4 anaknya yang berhasil mencapai harapannya di mana anak-anaknya menjadi aparat yang patut dibanggakan di 4 institusi.
Semua yang hadir spontan memberikan aplausnya atas pencapaian Maruli Siahaan dalam membimbing buah hatinya.
Dalam Talkshow itu, Dr Maruli Siahaan menyampaikan orasi inspiratif bertajuk “Pemimpin Masa Depan: Mau Berproses, Melayani, dan Mengutamakan Kepentingan Bersama”.
Ditegaskannya bahwa Bangsa Indonesia tidak kekurangan orang pintar, namun sering kekurangan sosok pemimpin yang mau berproses dan melayani.
“Pemimpin masa depan bukan sekadar duduk di kursi kekuasaan, tapi berdiri teguh untuk memberi manfaat bagi sesama,” Ujarnya.
Ia mengingatkan bahwa dunia saat ini bergerak sangat cepat, baik dalam aspek teknologi, politik, sosial, maupun budaya. Karena itu, calon pemimpin harus memiliki integritas, kepekaan terhadap perubahan, serta keberanian untuk berdiri di sisi kebenaran. Juga, ia menekankan pentingnya semangat melayani dalam kepemimpinan. Menurutnya, pemimpin sejati adalah mereka yang memastikan rakyatnya tumbuh dan sejahtera, bukan yang menuntut untuk dihormati.
“Melayani bukan berarti lemah, tapi justru menunjukkan kekuatan hati,”` terang Maruli Siahaan. Sehingga, ia berpandangan pemimpin masa depan harus mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi atau kelompok.
Secara khusus, Maruli Siahaan mengajak mahasiswa FISIP USU untuk menjadi pemersatu di tengah perbedaan, serta menjadi agen perubahan yang membawa semangat demokratis dan transformatif.
Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua Panitia Dies Natalis Prof. Dr. Iskandar Zulkarnain,M.Si, Anggota, DPD Sumatera Utara KH. Muhammad Nuh, MSP, Ketua IKAMIKOM USU dan Alumni S3 Ilmu Komunikasi Dr. Dra. Saurna MGP Siahaan, M.I.Kom.,IAPR, Pimpinan DPRD Sibolga Jamil Zeb Tumori, Tenaga Ahli Bangun Taruli Siahaan, SE`beserta rombongan Tim Aspirasi.(*)
