-->
News

Duta Genre Harus Jadi Penggerak Remaja, Rico Waas: Jangan Hanya Aktif Saat Ada Acara

Sebarkan:

 

Grand Final Pemilihan Duta Generasi Berencana (Genre) Kota Medan Tahun 2026. 

Medan | radarsumut: 

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas berpesan kepada para finalis Duta Generasi Berencana (Genre) Kota Medan 2026 agar tidak hanya menjadikan gelar sebagai sebuah prestise, tetapi mampu menjadi penggerak remaja yang hadir di tengah masyarakat. Menurutnya, Duta Genre harus aktif memberikan edukasi, menjadi konselor sebaya, serta mengajak generasi muda menjauhi berbagai perilaku berisiko.

Pesan tersebut disampaikannya melalui sambutan tertulis yang dibacakan Asisten Administrasi Umum Laksamana Putra Siregar pada perhelatan Grand Final Pemilihan Duta Generasi Berencana (Genre) Kota Medan Tahun 2026 di Hotel Grand Mercure, Kamis (6/8/2026). Acara ini turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Medan yang juga Bunda Genre Kota Medan, Airin Rico Waas, bersama jajaran perangkat daerah dan para undangan.

Menurutnya, pemilihan Duta Genre ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan sekaligus keteladanan dalam menyampaikan pesan-pesan positif kepada masyarakat.

Pada ajang tersebut, Dhafa Khairi dan Syifa Bunga Caesarilya terpilih sebagai Duta Utama Genre Kota Medan 2026. Sementara Galih Hadi Prawira dan Alifah Dzatil Izzah dinobatkan sebagai Runner Up I, disusul Deni Prana dan Agnes Nataneila Lim sebagai Runner Up II. Adapun Faturrohman Al Gozi Harahap dan Raisya Kanya Lethizia terpilih sebagai Juara Favorit. Bunda Genre Medan, Airin Rico Waas, menyematkan selempang juga menyerahkan trofi dan berbagai hadiah lainnya kepada para Duta Genre terpilih.

Rico mengatakan, para pemenang mengemban tanggung jawab besar sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam menyosialisasikan pentingnya perencanaan kehidupan bagi remaja. Mereka diharapkan mampu mengedukasi teman sebaya tentang perencanaan pendidikan, karier, hingga kehidupan berkeluarga yang sehat dan berkualitas.

"Duta Genre harus hadir di tengah remaja dengan pesan yang jelas, dekat, dan mudah dipahami. Sebagai konselor sebaya, kalian harus mampu menjadi tempat berbagi, memberikan informasi yang benar, dan mengarahkan kawan-kawan sebaya kepada pilihan hidup yang sehat. Jangan hanya aktif ketika ada acara, tetapi harus terus bergerak di sekolah, lingkungan, dan komunitas," katanya. 

Ia menjelaskan, Duta Genre juga memiliki peran penting mengajak remaja menghindari pernikahan dini, hubungan seksual di luar pernikahan, serta penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang sebagai bagian dari upaya mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045.

Rico juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam membentuk karakter generasi muda. Menurutnya, ayah dan ibu memiliki tanggung jawab yang sama dalam memberikan arahan, pengawasan, serta membangun komunikasi yang sehat sehingga keluarga menjadi tempat pertama bagi anak memperoleh perlindungan dan dukungan untuk merencanakan masa depan.  (jun) 



Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini