![]() |
| Rapat koordinasi capaian kinerja Tahun Anggaran 2026 bersama Pimpinan OPD dan Camat di jajaran Pemkab Dairi. |
Dairi| radarsumut:
Percepatan Pembangunan di Kabupaten Dairi. Bupati Dairi Vickner Sinaga memimpin rapat koordinasi capaian kinerja Tahun Anggaran 2026 bersama Pimpinan OPD dan Camat di jajaran Pemkab Dairi, Kamis (20/8/2026) di Hotel Beristera, Sitinjo.
Dalam rapat koordinasi tersebut, para Pimpinan OPD menyampaikan paparan terkait pencapaian target kinerja kepada Bupati Dairi yang hadir bersama dengan Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala dan Sekretaris Daerah Surung Charles Bantjin.
Kepala Dinas PUTR Masaraya Berutu, melaporkan untuk perbaikan jalan ditargetkan sepanjang 50 kilometer, sampai hari ini laporan yang diterima sudah dikerjakan hampir 40 km. Untuk perbaikan irigasi ditargetkan sepanjang 22 km dan sudah berjalan sepanjang 4 km. "18 km irigasi lagi terjal, dalam proses pembersihan.
Untuk pembangunan Tembok Penahan Tanah (pengendalian longsor) ada 30 lokasi, baru selesai 18, sisa 12 diharapkan selesai di bulan September. Selain itu, Masaraya Berutu menyampaikan terdapat juga bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) sejumlah 20 unit rumah, diharapkan selesai di bulan September.
Selanjutnya, Kepala Dinas Pertanian Kesti Angkat melaporkan kepada Bupati dan Wakil Bupati mengenai alokasi dana TKD untuk pendampingan sarana pertanian, pengadaan bibit, serta pengadaan vaksin ternak dan pakan ikan. pengadaan benih kakao, bibit alpukat, dan jengkol. Selain itu, pengadaan vaksin ternak sudah 100% dilakukan dan didistribusikan ke peternak atau kelompok di desa. "Pengadaan pakan ikan sudah 100% dilakukan. Baru tersedia tahun ini setelah 2 tahun sebelumnya tidak ada," ujarnya.
Kepala Dinas Kesehatan Henry Manik yang diwakili oleh Sekretaris Imelda Purba menyampaikan sesuai data per 1 Agustus 2026, capaian kepesertaan UHC di Kabupaten Dairi mencapai 97,86%. Capaian ini berasal dari 336.754 warga Dairi yang terdaftar sebagai peserta UHC. Peserta aktif UHC di Dairi masih sekitar 82,06% dari total peserta.
"Target minimal untuk peserta aktif adalah 83%, sehingga 82,06% masih menjadi tantangan. Kendala ini menjadi tantangan bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan partisipasi aktif," ujar Imelda Purba. Selanjutnya, Puskesmas Parongil (Lokus Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara) akan direhabilitasi oleh Provinsi sebagai puskesmas rawat inap plus spesialis. Rehabilitasi ini mencakup penambahan ruangan, fasilitas, dan pelayanan spesialis. Pelayanan dokter spesialis di Puskesmas Parongil diharapkan melayani rujukan dari Bakal Gajah, Sopobutar, Kentara, dan sekitarnya.
Kepala Dinas Pendidikan Jaspin Sihombing menyampaikan di bulan Januari - Maret terdapat 3 satun pendidikan yang terbakar, yakni SD Tanjung Saluksuk, SD Kuta Ginjang, SD Kuta Buluh. "Saat ini perbaikan gedung sekolah tersebut progres sudah 50%. Selain itu, dana TKD yang dianggarkan digunakan untuk rehabilitasi gedung sekolah," ucapnya.
Sementara itu, Bupati Dairi dalam arahannya menekankan pentingnya menjaga kinerja dan integritas ASN, terutama dalam mengisi LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara). Pentingnya pendidikan dan edukasi bagi Kepala Desa agar tidak tergelincir dalam masalah hukum.
"Gotong royong adalah warisan leluhur yang harus dipertahankan, tanpa biaya, dan merupakan bentuk bantuan sosial. Saya juga menekankan pentingnya saling percaya dalam bekerja. Kita juga senang jika ada investor yang langsung datang, seperti NT Corp yang sudah melakukan investasi di Dairi,"pungkasnya. (disk/gam)
