![]() |
| 10 pelajar dari empat sekolah yang mengikuti Program Pertukaran Pelajar Kota Medan–Ipoh, Malaysia Tahun 2026. |
Medan| radarsumut:
Sepuluh pelajar Kota Medan bersiap menjalankan misi lebih dari sekadar pertukaran pelajar. Selama enam hari di Ipoh, Malaysia, mereka akan menjadi wajah Indonesia yang membawa cerita tentang keberagaman, budaya, dan keramahan Kota Medan.
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melepas langsung 10 pelajar dari empat sekolah yang mengikuti Program Pertukaran Pelajar Kota Medan–Ipoh, Malaysia Tahun 2026 di Balai Kota Medan, Selasa (22/9/2026). Ia berpesan agar kesempatan itu dimanfaatkan untuk memperluas wawasan sekaligus membangun persahabatan dengan Masyarakat Ipoh.
Selama enam hari berada di Ipoh, para pelajar tidak hanya akan mengikuti rangkaian pembelajaran dan mengenal kehidupan masyarakat setempat. Mereka juga menjadi representasi Indonesia yang dituntut mampu menunjukkan sikap, karakter, budaya, serta keberagaman daerah asalnya.
“Yang terpenting di dalam pertukaran pelajar ini adalah tidak lepas dari cinta tanah air kita. Kita membawa diri ke sana bukan hanya membawa tubuh dan pikiran, tetapi membawa label negara mana yang datang ke sana,” katanya didampingi Asisten Pemerintahan Dan Kesejahteraan Rakyat Muhammad Sofyan dan Kabag Kerja Sama Setda Kota Medan Sri Inderahayu.
Rico juga meminta para pelajar memperkenalkan kekayaan Kota Medan yang dikenal dengan keberagaman suku, bahasa, tradisi, kesenian hingga kuliner. Menurutnya, keberagaman tersebut bukan sekadar identitas, tetapi kekuatan yang patut dibanggakan dan dikenalkan kepada dunia.
Sementara itu, Kabag Kerja Sama Setda Kota Medan Sri Inderahayu mengatakan, 10 pelajar dari empat sekolah, terdiri atas lima putra dan lima putri, akan mengikuti program pada 25–30 September 2026. Mereka didampingi dua perwakilan Pemko Medan.
Sebelum keberangkatan, para peserta telah mendapat pembekalan selama lebih dari sebulan, termasuk latihan tari yang akan ditampilkan selama program. Mereka juga disiapkan untuk mempresentasikan Indonesia, khususnya sejarah dan budaya Kota Medan, kepada masyarakat Ipoh. Para peserta akan berangkat dari Bandara Internasional Kualanamu menuju Penang, kemudian melanjutkan perjalanan darat ke Kota Ipoh. (jun)
