![]() |
| Bupati Dairi Fokus Pembangunan |
DAIRI | radarsumut :
Bupati Dairi bersama Wakil Bupati Wahyu Sagala tancap Gas ke arah pembangunan Kabupaten Dairi kini difokuskan pada percepatan dan kolaborasi lintas sektor. Dalam berbagai kesempatan pertemuan resmi, Bupati Dairi memberikan instruksi keras namun suportif kepada seluruh Kepala Dinas (Kadis) dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk keluar dari zona nyaman.
Iovasi dan Gotong Royong Antar-OPD
Bupati menegaskan bahwa ego sektoral tidak lagi memiliki tempat dalam visi pembangunan Dairi. Setiap OPD diwajibkan menjalin kerja sama yang erat, saling mengisi, dan melahirkan terobosan baru.
"Kadis dan para OPD harus mampu berinovasi serta harus saling bekerja sama. Kita harus bergotong-royong membangun Dairi. Tidak bisa lagi bekerja sendiri-sendiri; waktu dan pikiran kita harus dicurahkan sepenuhnya demi mewujudkan visi dan misi yang telah kita sepakati," tegas Bupati.
Efisiensi Bukan Alasan untuk Lamban
Meski mengakui tantangan berat akibat efisiensi anggaran yang terjadi di tahun pertama—di mana pembangunan infrastruktur jalan sempat terkendala—Bupati meminta jajarannya tidak menjadikan hal tersebut sebagai pembenaran untuk bekerja lambat.
Pemerintah Kabupaten Dairi harus tetap gesit. Bupati menekankan pentingnya kemampuan lobi ke pemerintah pusat untuk menjemput bola.
Proaktif: Tidak hanya menunggu anggaran yang tersedia di kas daerah.
Jemput Bola: Melakukan koordinasi intensif ke kementerian terkait di Jakarta.
Kreativitas Anggaran: Mencari peluang Dana Alokasi Khusus (DAK) atau bantuan pusat lainnya.
"Kita tidak bisa hanya duduk dan menunggu apa yang ada saat ini. Kita harus kejar dan cari jalan supaya kita mendapat kucuran dana dari pusat. Sumber daya di pusat itu ada, tinggal bagaimana kegigihan kita untuk meyakinkan mereka bahwa Dairi layak dan butuh dukungan tersebut," tambahnya.
Optimisme di Tahun Kedua
Setelah melewati masa sulit di tahun lalu akibat efisiensi besar-besaran, tahun ini membawa angin segar bagi masyarakat Dairi. Dengan dikembalikannya Dana Transfer Daerah (TKD) ke angka yang lebih stabil, Pemerintah Kabupaten Dairi mulai melakukan akselerasi perbaikan infrastruktur.
"Tahun lalu memang sangat menantang, pembangunan jalan hampir tidak ada karena keterbatasan anggaran. Namun tahun ini kita sedikit lega, TKD sudah dikembalikan. Ini adalah momentum kita untuk langsung tancap gas melakukan perbaikan jalan dan fasilitas publik lainnya," tutup Bupati.(gam)
