Humbahas | radarsumut:
Tingkatkan kesadaran untuk berbangsa dan bernegara, Anggota MPR RI Dra. Hj. Delmeria Sikumbang sosialisasi empat pilar MPR RI, yakni Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD 1945 sebagai konstitusi negara, dan NKRI sebagai bentuk negara, serta Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan negara bertempat di Aula HKBP Humbang Hasundutan, Rabu (22/3/2023).
Sosialisasi ini diharapkan agar seluruh lapisan masyarakat dapat menerapkan 4 pilar kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari. Kita harapkan sosialisasi 4 pilar ini bisa betul-betul dilaksanakan seluruh lapisan masyarakat Parlilitan Humbang Hasundutan.
Dalam sambutannya, Delmeria Sikumbang berharap, sosialisasi ini akan meningkatkan kesadaran untuk berbangsa dan bernegara, sehingga tidak mudah terprovokasi dan diadu domba dengan hal-hal yang tidak penting untuk diperdebatkan.
Selain itu, Delmeria Sikumbang juga berpesan agar tidak terjebak dengan anti NKRI, tidak mencintai sesama, tidak saling menghormati satu sama lain.
"Kemajuan teknologi informasi juga berdampak pada memudarnya nilai-nilai kebangsaan, dan mempengaruhi cara pandang masyarakat,"ujarnya.
![]() |
Kita semua bertanggung jawab menjaga Identitas Negara dan ini penting diperkuat serta diperkokoh agar tidak kehilangan identitas aslinya,"tegasnya.
Kegiatan dihadiri oleh Tokoh Muda Humbang Hasundutan Dr. (Can) T. Eriko Silaban, dan para tokoh masyarakat lainnya.
Eriko Silaban menambahkan sosialisasi empat pilar merupakan sesuatu yang esensial dalam memperkokoh semangat persatuan bangsa dalam menumbuhkan rasa cinta tanah air terutama bagi anak muda.
"Semakin merosotnya pengetahuan tentang nilai-nilai Pancasila, UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika, maka semangat nasionalisme akan merosot juga. Semoga dengan mengikuti Sosialisasi Empat Pilar MPR RI ini bisa menumbuhkan semangat nasionalisme, patriotisme dan Pancasila serta menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan," harapnya.
"Kami berharap para tokoh masyarakat, para orang tua bisa membimbing para putra putrinya dalam bermedia sosial. Apalagi ujaran kebencian yang marak di media sosial,"tandasnya. (Doy)
Editor: Gibson Simanjuntak
