![]() |
| Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, DR H Asren Nasution membuka pelaksanaan MTQ SMA/SMK bersamaan dengan pelaksanaan Pesparawi SMA/SMK tingkat Kabupaten Pakpak Bharat. |
Pakpak Bharat| radarsumut:
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, DR H Asren Nasution hadir di Kabupaten Pakpak Bharat. Kedatangan mantan Penjabat Bupati Pakpak Bharat ini untuk membuka pelaksanaan MTQ SMA/SMK bersamaan dengan pelaksanaan Pesparawi SMA/SMK tingkat Kabupaten Pakpak Bharat.
Selain itu Asren Nasution juga menyerahkan bantuan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk rehab SMK Kusuma di Kecamatan Pagindar yang rusak akibat bencana alam beberapa waktu lalu.
Ajang MTQ dan Pesparawi tingkat SMA/SMK ini dilaksanakan di SMA N 1 Salak, Jumat (3/3/2023).
"Salah satu ciri khas pendidik adalah bangga dan bersyukur kala anak didiknya berhasil, hanya itu yang dikuasai seorang pendidik," ungkap asren Nasution dalam arahannya.
Asren berharap kedepan ada peningkatan signifikan dibidang pendidikan di Kabupaten Pakpak Bharat.
Yang utama bagi dunia pendidikan itu adalah bagaimana budi pekerti anak - anak meningkat dari hari ke hari, itulah tujuan MTQ Pesparawi yang kita laksanakan hari ini, pengalaman bertugas saya dalam masa pangkat keremajaan ada di lingkungan katolik, protestan dan hindu, mereka menjaga saya setiap hari, nafas keberagaman itu benar - benar ada dalam diri saya, selamat bertanding anak - anakku," pungkas Asren Nasution.
Sementara, Wakil Bupati Pakpak Bharat, H Mutsyuhito Solin, menyebut Tilawah dan Pesparawi itu yang utama ada pada "lagu" lantunan lagu, dikatakan hari hal itu bisa saksikan disini disatu padukan dalam keberagaman yang indah.
Selanjutnya, Nur Laila Solin, Kepala SMA N 1 Salak mengaku bangga bisa melaksanakan kegiatan MTQ di sekolahnya.
"Sebuah penghormatan tinggi bagi kami, bisa menyelenggarakan event MTQ dan Pesparawi bersamaan ini dalam waktu dan tempat yang sama, perdana di Kabupaten Pakpak Bharat, kita berharap kegiatan ini tidak hanya sekadar lomba, akan tetapi sebagai sarana motivasi bagi anak - anak agar bergiat belajar Alquran, kegiatan ini diharapkan bisa berkelanjutan, membentuk karakter siswa dan siswi memiliki profil pancasila," tandasnya. (Lin/Gib)
